Meriam Tegak: Cerita rakyat dari Kepulauan Riau

Keterangan Bibliografi
Penulis : Faisal Ghazali
Penulis 2 :
Kontributor : Leda Devani (Ilustrator)
Penerbit : BPBP Kemendikbud
Kota terbit : Jakarta
Tahun terbit : 2016
ISBN : 978-602-437-168-5
Subyek : cerita rakyat - Kepulauan Riau
Klasifikasi : 398. Fai m
Bahasa : Indonesia
Edisi : Cetakan 1
Halaman : ix, 52 hlm. 21 cm
Jenis Koleksi Pustaka

E-Book

Kategori Pustaka

anak remaja umum

Abstraksi

Cerita Meriam Tegak ialah cerita yang sarat nilai-nilai luhur yang perlu ditanamkan di dalam masyarakat. Dalam cerita tersebut dapat diambil pelajaran bahwa dalam kondisi sehebat apa pun kita, janganlah kita merasa sombong karena pada akhirnya akan merugikan diri sendiri. Begitu juga sebaliknya, jika kita bersabar dan menahan diri, jalan keluar dari masalah yang kita hadapi akan ditampakkan ke hadapan kita. Encik Nuh dan Encik Waleh yang ramah dan rendah hati tinggal di Laut Jauh. Encik Nuh memiliki kemampuan menyembuhkan dan pandai bercerita. Di pekarangan rumahnya terdapat sebuah meriam berukuran satu setengah meter yang terpasang seperti pada umumnya, dengan arah mulut meriam menghadap ke laut. Ketika Encik Walek meminta Meriam itu dipindahkan, akhirnya Encik Nuh memenuhinya, tetapi ketika dia Dia mencoba mengangkat meriam itu berulang kali, tetapi hasilnya masih sama, Meriam itu tetap tidak bergerak. Begitu pun yang terjadi beberapa hari berikutnya, bahkan hingga berganti bulan. Hubungan keduanya menjadi berubah, hingga akhirnya Encik Nuh meminta Encik Walek memindahkan Meriam. Encik Walek yang sudah memakan sayur cendawan menjadi kuat, dia memindahkan Meriam ke tempat yang dituju, lalu ditancapkannya meriam itu dengan posisi mulut Meriam menghadap ke atas, sehingga meriam itu tampak berdiri tegak.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada
1 315/L2/2026 Ya