Lutung Kasarung: Cerita Rakyat dari Jawa Tengah
Keterangan Bibliografi
| Penulis | : Kustri Sumiyardana |
| Penulis 2 | : |
| Kontributor | : Dewi Mindasari (ilustrator) |
| Penerbit | : BPBP Kemendikbud |
| Kota terbit | : Jakarta |
| Tahun terbit | : 2017 |
| ISBN | : 978-602-437-097-8 |
| Subyek | : cerita rakyat - Jawa Tengah |
| Klasifikasi | : 398. Kus l |
| Bahasa | : Indonesia |
| Edisi | : Cetakan 1 |
| Halaman | : viii; 56 hlm.; 21 cm. |
Jenis Koleksi Pustaka
E-Book
Kategori Pustaka
anak remaja umum
Abstraksi
“Lutung Kasarung” bercerita tentang seorang pemuda yang menyamar menjadi lutung ‘sejenis kera’ untuk mendekati putri yang dicintainya. Tokohnya adalah Dewi Ciptarasa dan Banyak Catra. Cerita itu tepatnya berasal dari daerah Kebumen. Oleh karena itu, nama-nama tempat terjadinya peristiwa dalam cerita ini ada di Kebumen. Kisah berawal ketika Prabu SIliwangi memanggil putraputrinya berkaitan dengan penobatan Banyak Catra untuk menggantikannya dengan syarat dia harus memiliki pendamping. Banyak Catra menjadi sedih karena memang benar-benar belum ada wanita yang berkenan di hatinya Akhirnya, pada suatu malam ia pergi meninggalkan istana secara diam-diam. Banyak Catra menemui Ki Ajar Wirangrong di kaki Gunung Tangkuban Perahu.Dari pertapa itu, Banyak Catra diminta pergi ke arah timur di negri Pasirluhur untuk bisa bertemu dengan putri bungsu Adipati Pasirluhur. Dia diminta untuk menjadi anak angkat Patih Reksananta dengan nama Kamandaka.di Pasirluhur itulah, Kamandaka bertemu dengan Dewi CIptarasa.“Lutung Kasarung” bercerita tentang seorang pemuda yang menyamar menjadi lutung ‘sejenis kera’ untuk mendekati putri yang dicintainya. Tokohnya adalah Dewi Ciptarasa dan Banyak Catra. Cerita itu tepatnya berasal dari daerah Kebumen. Oleh karena itu, nama-nama tempat terjadinya peristiwa dalam cerita ini ada di Kebumen. Kisah berawal ketika Prabu SIliwangi memanggil putraputrinya berkaitan dengan penobatan Banyak Catra untuk menggantikannya dengan syarat dia harus memiliki pendamping. Banyak Catra menjadi sedih karena memang benar-benar belum ada wanita yang berkenan di hatinya Akhirnya, pada suatu malam ia pergi meninggalkan istana secara diam-diam. Banyak Catra menemui Ki Ajar Wirangrong di kaki Gunung Tangkuban Perahu.Dari pertapa itu, Banyak Catra diminta pergi ke arah timur di negri Pasirluhur untuk bisa bertemu dengan putri bungsu Adipati Pasirluhur. Dia diminta untuk menjadi anak angkat Patih Reksananta dengan nama Kamandaka.di Pasirluhur itulah, Kamandaka bertemu dengan Dewi CIptarasa.
Inventaris
| # | Inventaris | Dapat dipinjam | Status Ada |
| 1 | 79/L2/2026 | Ya |