HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TINGKAT HIPERTENSI PADA PASIEN LANSIA DI PUSKESMAS JETIS II

Keterangan Bibliografi
Penulis : WULAN SUCIANDARINI, Amd. kep
Pembimbing : Sugiyanto, MP.d, DR. & Cokrowihasto, M.Hum, Drs.
Penerbit : BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN BANTUL
Kota terbit : Bantul
Tahun terbit : 2022
No.Diklat :
Subyek : Gizi
Klasifikasi : 612.3 WUL h
Bahasa : Indonesia
Edisi : Cetakan 1
Halaman : 35 Halaman
Kata Kunci : status gizi, hipertensi, lansi
Sumber Perolehan : BKPSDM Bantul
Jenis Koleksi Pustaka

E-Diklat

Kategori Pustaka

Kajian dan Karya Ilmiah

Abstraksi

Latar Belakang: Data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 Miliar orang di dunia menyandang hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 Miliar orang yang terkena hipertensi, dan diperkirakan setiap tahunnya 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia , 2019).Dari tahun 2019 sampai 2021 jumlah penderita lansia Hipertensi hampir sebanyak 50 % dari total penderita hipertensi yang berobat. Untuk itu peneliti menganggap penting untuk meneliti tentang kondisi dari lansia mengenai status gizi lansia dan derajat hipertensi pada pasien lansia yang menderita hipertensi

Tujuan: Mengetahui hubungan antara hubungan status gizi dengan tingkat hipertensi di Puskesmas Jetis II Bantul..

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasi. Metode penelitian deskritif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada 246 orang pasien yang memiliki tekanan darah systole > 140 mmhg di wilayah kerja Puskesmas Jetis II yang melakukan kunjungan selama kurun waktu bulan Januari sampai dengan Juni 2022. Instrumen yang digunakan adalah studi dokumen. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan Chi square.

Hasil Penelitian: 172 lansia mengalami hipertensi tingkat 1, 74 lansia mengalami hipertensi tingkat 2. Nilai Asymp Sig (2-sided) bernilai 0,083, yang berarti nilai Asymp Sig. (2-sided) >0,05 yang berarti menunjukkan bahawa tidak ada hubungan antara status gizi dengan tingkat hipertensi dan Ho diterima Ha ditolak

Kesimpulan: Hasi penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara status gizi dengan tingkat hipertensi pada lansia.

Inventaris
# Inventaris Dapat dipinjam Status Ada