Nataga the little dragon
Keterangan Bibliografi
Pengarang | : Ugi Agustono |
Pengarang 2 | : |
Kontributor | : Wheny Aprianto dan Sigit Krist (ilustrato) |
Penerbit | : Grasindo |
Kota terbit | : Jakarta |
Tahun terbit | : 2015 |
ISBN | : 978-602-251-999-7 |
Subyek | : novel anak |
Klasifikasi | : 899.221 Ugi n |
Bahasa | : Indonesia |
Edisi | : Cet. 1 |
Halaman | : viii, 280 hlm.: ilus.; 19 cm. |
Keyword | : novel anak |
Lokasi | : |
Jenis Koleksi Pustaka
Buku
Kategori Pustaka
Tidak ada kategori
Abstraksi
Tana Modo dahulu dipimpin oleh raja dan ratu komodo yang disebut Raja Ora dan Ratu Ora. Mereka dibantu oleh Girfina, dewi kabut yang murah hati. Suatu hari, secara tak terduga isi seluruh hutan berada dalam baying-bayang menakutkan. Seluruh binatang di hutan pulau Tana Modo dikuasai raja serigala dan siluman iblis. Raja Ora lenyap ditelan awan aneh. Pulau Tana Modo menjadi lumpuh. Suatu hari, dibawah pasir menetaslah 29 telur komodo. Ketika mereka berhasil, tiba-tiba mereka disergap komodo-komodo dewasa. Hanya 5 anak komodo yang berhasil selamat. Di bawah pasir itu ternyata masih tersisa 1 buah telur yang belum menetas. Telur itu menetas setelah dijilat komodo betina dengan tanda berbentuk mahkota kecil berwatna biru. Keenam anak komodo itu tampak gembira karena selamat dan dapat berkumpul bersama meskipun tubuh mereka masih lemah. Lalu mereka saling member nama. Si sulung betina cantik bernama Lamia, si nomor dua jantan bernama Goros, si nomor tiga jantan bernama Levo, si nomor empat betina bernama Mora, si nomor lima betina mungil bernama Sikka dan si bungsu jantan berekor biru yang lincah, kuat dan pemberani bernama Nataga. Mereka sepakat mengangat Nataga menjadi pemimpin. Nataga, Levo, Goros, Lamia, Sikka dan Mora, enam komodo tersebut disebut Enam Sang Naga Beo (Kekuatan Pelindung) telah lahir dengan keistimewaan yang tidak dimiliki komodo-komodo lain. Sudah menjadi takdir mereka untuk membebaskan Pulau Tana Modo yang dikuasai raja serigala dan siluman iblis selama berpuluh-puluh tahun. Enam sang naga beo melawan angkara murka dan kekuatan jahat dengan bantuan Laura si ratu semut, Tuga si raja belalang, Retta si ratu ular, Maron si raja monyet, Girfina si dewi kabut, dan seluruh binatang hutan.
Inventaris
# | Inventaris | Perpustakaan | Dapat dipinjam | Status Ada |
1 | 1301/P1/M/2016 | Kantor Pusat | Ya |