Budidaya Ulat Sutera
Keterangan Bibliografi
Pengarang | : GUNTORO, Suprio |
Pengarang 2 | : |
Kontributor | : - |
Penerbit | : Kanisius |
Kota terbit | : Yogyakarta |
Tahun terbit | : 2006 |
ISBN | : 979-497-259-2 |
Subyek | : budidaya ulat sutera |
Klasifikasi | : 638.2 GUN b |
Bahasa | : Indonesia |
Edisi | : cet.8 |
Halaman | : 51 hlm.; ilus.: 21 cm. |
Keyword | : budidaya ulat sutera |
Lokasi | : |
Jenis Koleksi Pustaka
Buku
Kategori Pustaka
Tidak ada kategori
Abstraksi
Suprio Guntoro. Budidaya Ulat Sutera. Yogyakarta: Kanisius, 2006. Klasifiaksi: 638.2 Gun B. Subjek: budidaya ulat sutera. Buku. ISBN: 979-497-259-2.
Ada empat ras kupu sutera unggul yang memiliki produksi kokon yang tinggi dan mengahsilkan benang sutera dengan kualitas baik. Keempat ras kupu sutera tersebut adalah Ras Cina, Ras Jepang, Ras Eropa dan Ras Tropika. Di Indonesia yang telah dikembangkan adalah Ras Cina dan Ras Jepang dan hasil persilangan keduanya. Belakangan ini hasil persilangan kedua ras memiliki keunggulan dan beberapa kelemahan, hal ini dilakukan untuk memperoleh kupu-kupu yang memiliki produksi kokon tinggi, cepat berproduksi dan tahan terhadap penyakit. Sedangkan untuk mendapatkan hasil persilangan yang baik (double cross) adalah mula-mula kupu Ras Jepang dikawinkan dengan kupu Ras Jepang, sehingga diperoleh F1 inter cross Ras Jepang yang baik. Kemudian, kupu Ras Cina yang baik dikawinkan dengan kupu Ras Cina yang baik sehingga diperoleh F1 inter cross Ras Cina. Selanjutnya F1 inter cross Jepang dikawinkan dengan F1 inter cross Cina, diperoleh F1 double cross. F1 double cross memiliki sifat-sifat yang lebih baik dibandingkan dengan ras asli karenanya kini lebih banyak dikembangkan dibanding Ras Jepang asli atau Ras Cina Asli.
Inventaris
# | Inventaris | Perpustakaan | Dapat dipinjam | Status Ada |
1 | 016/P1/2006 | Kantor Pusat | Ya |