TGM di Kabupaten Bantul Mencapai 75,81

Dwi Farah Puspita

12 jam yang lalu

Pada tahun 2025, Kabupaten Bantul melaksanakan Survei Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) yang melibatkan responden dari berbagai lapisan masyarakat guna memperoleh gambaran yang representatif. Survei Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) merupakan rangkaian kegiatan metodologis yang dirancang untuk mengukur minat baca masyarakat secara menyeluruh, khususnya di wilayah Kabupaten Bantul. Hasil dari survei ini kemudian diolah menjadi Indeks Kegemaran Membaca, yakni nilai kuantitatif yang mencerminkan tingkat kegemaran membaca masyarakat.

Penentuan responden survei dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah variabel demografis utama, seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, serta domisili tempat tinggal. Survei ini diikuti oleh 500 responden laki-laki dan 500 responden perempuan. Selain itu, tingkat pendidikan responden juga dicatat secara komprehensif, mulai dari tidak tamat SD hingga jenjang pendidikan tinggi seperti magister dan doktor, guna memastikan keterwakilan seluruh lapisan masyarakat.

Mengacu pada pedoman dan kajian yang disusun oleh Perpustakaan Nasional, pengukuran TGM tahun 2025 mencakup empat unsur utama. Pertama, pra membaca, yang menilai kondisi sebelum seseorang membaca, seperti motivasi, tujuan, dan minat terhadap topik literasi. Kedua, saat membaca, yang mengukur perilaku dan dukungan selama kegiatan membaca, termasuk kemampuan menjaga fokus dan ketersediaan fasilitas pendukung. Ketiga, pasca membaca, yang menggambarkan kondisi setelah membaca, seperti tingkat pemahaman, perasaan membaca, serta komitmen untuk melanjutkan kebiasaan membaca. Keempat, interaksi dengan perpustakaan, yang menilai sejauh mana masyarakat memanfaatkan layanan perpustakaan dan merasakan manfaatnya dalam mendukung aktivitas membaca.

Berdasarkan analisis data hasil survei TGM Kabupaten Bantul Tahun 2025, diperoleh hasil pengukuran menunjukkan bahwa seluruh indikator TGM berada pada kategori tinggi. Pada indikator pra membaca, nilai rata-rata TGM tercatat sebesar 70,1 dengan peringkat B atau kategori tinggi. Sementara itu, indikator saat membaca memperoleh nilai rata-rata 76,77 dengan peringkat B dan kategori tinggi. Indikator pasca membaca mencatat capaian tertinggi dengan nilai rata-rata 81,46 yang masuk peringkat A atau kategori sangat tinggi. Adapun indikator interaksi dengan perpustakaan memperoleh nilai rata-rata 75,9 dengan peringkat B dan kategori tinggi.

Lebih lanjut, indeks TGM Kabupaten Bantul pada tahun 2025 tercatat sebesar 75,81 yang masuk dalam kategori tinggi dengan peringkat B. Capaian ini juga menunjukkan peningkatan sebesar dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 73. Peningkatan ini mengindikasikan adanya perbaikan kondisi literasi di masyarakat, sekaligus menjadi tantangan bagi para pemangku kepentingan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut pada tahun-tahun mendatang.

 

Salam Literasi..Ayo Membaca.. 
Bantul Pinter..Bantul Maca..


#DispusipBantul
#DPKBantul
 

Informasi Lainnya

by Mufti-AM , 14 jam yang lalu

Budaya Baca Warga Bantul Melesat Naik

. Read More

by Dwi Farah Puspita , 1 bulan yang lalu

Kunjungan TK ABA Among Putro di Perpusda Bantul

. Read More